PENYAMPAIAN BANTUAN SEMBAKO DARI DANA BTT KABUPATEN PASURUAN

Sabtu 24 April 2020, Pemerintah Kabupaten Pasuruan mulai membagikan bantuan paket sembako untuk anak-anak terlantar, disabilitas dan masyarakat terdampak aturan penerapan physical distancing di Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan. Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron, SH, MH membagikan bantuan secara simbolis di LKSA (Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak)  Panti Asuhan Siti Fatimah, Pandaan sebanyak 333 paket sembako dan LKSA Ar Rohman, Purwosari sebanyak 160 paket sembako. Di dampingi oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan yaitu H.M SUWITO ADI,S.Sos,M.Si , Kabid Perlinjamsos MAHMUDA NUR Q.SE,MM ,  Kabid Rehsos Tri Hadi Sulandjari dan para pilar-pilar sosial.

Menurut Gus Mujib sapaan akrab Wakil Bupati Pasuruan itu, total ada 2566 penerima bantuan sembako. Dengan rincian sebanyak 1200 anak-anak terlantar yang berada di LKSA, 75 penyandang disabilitas, dan 1291 warga terdampak aturan penerapan Physical Distancing. Mulai dari tukang ojek, tukang becak, kuli bangunan, PKL (pedagang kaki lima) sampai nelayan.

Hanya saja, seluruh bantuan tersebut tidak diberikan dalam satu hari sekaligus, melainkan dalam beberapa hari ke depan.

Dijelaskan Gus Mujib, setiap 1 paket sembako senilai Rp 200 ribu, terdiri dari beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, telur 2 kg, gula 1kg dan produk olahan ikan yang berasal dari UMKM di Kabupaten Pasuruan. Harapannya adalah perputaran uang bisa terus berjalan meski di tengah pandemic Covid-19.

“Olahan ikan semuanya dari UMKM di Kabupaten Pasuruan. Begitu juga beras, kita beli di selep atau penggilingan padi dan telur juga dari peternak telur di Kabupaten Pasuruan,” jelasnya.

Dengan bantuan tersebut,  Gus Mujib berharap dapat meringankan beban para penerima dalam menghadapi dampak ekonomi terburuk akibat penyebaran Covid-19.

“Semoga bermanfaat saja, dan minimal dapat meringankan beban para penerima yang sangat membutuhkan bantuan ini,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan, H.M SUWITO ADI,S.Sos.M.Si menjelaskan, bahwa untuk pemberian paket sembako ini, Pemkab Pasuruan menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,3 Milyar yang berasal dari BTT (biaya tidak terduga) APBD Kabupaten Pasuruan tahun 2020.

“Bantuan ini sifatnya mendesak dan harus segera dibagikan. Semuanya dalam rangka membantu masyarakat dalam mengantisipasi dampak dari penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pasuruan,” jelasnya.

Lebih lanjut Kadinsos Suwito Adi menyampaikan, para penerima bantuan paket sembako ini bukan warga atau KPM (keluarga penerima manfaat) yang menerima bantuan dari Kementrian Sosial RI. Seperti penerima program BLT (Bantuan Langsung Tunai), PKH (Program Keluarga Harapan) maupun BSP (Bantuan Sosial Pangan).

“Para penerima ini adalah masyarakat Kabupaten Pasuruan yang terdampak langsung dari aturan penerapan Kawasan physical distancing dan para penyandang disabilitas maupun anak-anak terlantar,” terangnya kepada Suara Pasuruan. (emil)

 

Berita Terkait

PENYALURAN BANTUAN SOSIAL BTT (BANTUAN TAK TERDUGA) KABUPATEN PASURUAN

Pasuruan, Penyaluran Bantuan Tak Terduga (BTT) Kabupaten Pasuruan di laksanakan pada tanggal 10-31 Agustus 2020 yang bertempat di Kecamatan Purwodadi dan di akhiri di Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan.Read More

POHON TUMBANG TIMPA MOBIL COUNTENER

Cuaca ekstrem berupa angin kencang di Purwodadi pada hari Sabtu (29/08/2020). Akibatnya pohon tumbang menimpa 1 unit mobil countener.

Pohon tumbang tepatnya di Jalan Raya Purwodadi Desa ParerejoRead More

PENYEMPROTAN DISINFEKTAN

Minggu 5 Juli 2020, TAGANA Kabupaten Pasuruan kembali melakukan penyemprotan disinfektan dengan tetap menggunakan APD dan melakukan physical distancing antar petugas di bantu oleh Mahasiswa UNEJ (Jember),Read More

No Comments

Tuliskan Komentar